•    0852-6077-9663 (current)
  •    buya.marifatmardjani@gmail.com
  • ADMIN
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

PERPUSTAKAAN BUYA MA'RIFAT MARDJANI

  • Beranda
  • Profil
    Mars Perpustakaan Kata Sambutan Visi & Misi Perpustakaan Profil Perpustakaan
  • Layanan
    Buku Tamu Member Buku Tamu Non Member Daftar Anggota Online Perpanjang Peminjaman Mandiri Perpanjang Peminjaman Mandiri Permintaan Buku Data Permintaan Buku SOP PELAYANAN PERPUSTAKAAN SOP PENGEMBANGAN KOLEKSI SOP PENGOLAHAN PERPUSTAKAAN
  • Sumber Belajar
    Perpustakaan Digital Google Experiments Ebook Mata Pelajaran Download E-Book Buku Sekolah Elektronik Komik Online
  • Pencarian
    Indonesia One Search E-Resources Perpusnas Pustaka Maya (SchILS) Garda Rujukan Digital (GARUDA) Bintang Perpusnas Bibliografi Nasional Indonesia Katalog Induk Nasional Tajuk Online Perpusnas MAN 1 Kuansing
  • Info Galeri
    Galeri Keluarga Buya Ma'rifat Mardjani Galeri Buya Ma'rifat Mardjani Tradisi Budaya Kuantan Singingi Literasi Religi Taman Literasi Podcast Corner VR Box Literasi Digital XBanner VR
    • Member

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of tentang kamu

Text

tentang kamu

tere liye - Nama Orang;

Penilaian

0,0

dari 5
Penilaian anda saat ini :  

Cerita dimulai dari seorang pengacara muda Indonesia bernama Zaman Zulkarnaen yang mendapat panggilan dari Sir Thompson, seorang senior di firma hukum Thompson & Co untuk mengisi kursi lawyer senior. Namun, Zaman baru bisa mendaatkan kursi bila Ia dapat menyelesaikan masalah pembagian warisan sebesar 19 triliun rupiah. Harta warisan itu tersimpan dalam 1% kepemilikan saham di salah satu perusahhan toiletries di dunia Pemilik warisan tersebut adalah orang Indonesia berpspor Inggris bernama Sri Ningsih yang. meninggal di sebuah panti jompo di Paris. Permasalahannya adalah tidak ada data mengenai ahli warisnya sehingga Zaman harus mulai menelusuri kehidupan Sri Ningsih. Dengan mengandalkan petunjuk dari buku harian Sri Ningsih, ia memulai pencariannya. Perjalanannya dimulai dari Pulau Bungin, yang merupakan tempat kelahiran Sri Ningsih. Di pulau tersebut, Ia berhasil mendapatkan informasi tentang kehidupan masa kecil Sri Ningsih dari seorang tetua. Menurut informasi dari tetua, Sri Ningsih telah ditinggal mati oleh ibunya ketika melahirkan dirinya. Sang ayah yang bernama Nugroho pun memutuskan untuk menikah lagi, dan memiliki seorang anak bernama Tilamuta. Suatu waktu, sang ayah prgi melaut dan tak pernah kembali sehingga Sri pun diasuh oleh ibu tirinya yang kerap mneyiksanya, seperti memukul hingga tidak memberinya makanan. Musibah lainnya kembali datang di mana terjadi kebakaran yang menyebabkan ibu tirinya meninggal. Sejak sat itu, Sri dan adik tirinya tinggal di sebuah pondok pesantren di Surakarta. Zaman pun melanjutkan pencariannya di pondok pesantren di tersebut, Di sana, ia mendapatkan indormasi dari Bu Nur’aini tetang kehidupan remaja Sri Ningsih, mulai dari kisah persahabatanya yang hancur, hingga adik tirinya yang tewas karena serangan Partai Komunis Indonesia (PKI) terhadap pesantren tersebut. Berkat petunjuk dari Bu Nur’aini, Zaman kembali mencari sisa-sisa kehidupan Sri Ningsih di Jakarta. Terungkap pula bahwa selama kehidupanya di sana, Sri pernah melakoni berbagai macam pekerjaan, hingga puncaknya ia berhasil mendirikan pabrik sabun sendiri dengan merk “Rahayu”. Namun, pada akhirnya, ia memutuskan pergi ke London. Zaman pun akhirnya kembali ke London. Di sana, ia banyak menemukan faka baru termasuk tentang kehidupan cinta Sri dengan Hakan Karim, kepergian anak mereka, serta musibah yang membuat Sri kabur ke Paris. Pencariannya tidak membuahkan hasil, karena tidak ada satupun keluarga yang dapat ditelusuri jejaknya. Masalah lain muncul ketika firma hukum A&Z Law ingin bernegosiasi dengan firma hukum tempat Zaman bekerja, dengan membawa wanita yang mengaku sebagai mertua dan istri dari Tilamuta. Hal ini membuat Zaman merasa tidak ada yang beres, sehingga ia harus segera mencari surat wasiat dari Sri Ningsih yang ia pikir akan menjadi solusinya.

Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Sinopsis Novel Tentang Kamu, Mengungkap Kasus Harta Warisan" , https://katadata.co.id/agung/berita/6322daddc5bca/sinopsis-novel-tentang-kamu-mengungkap-kasus-harta-warisan
Penulis: Destiara Anggita Putri
Editor: agung


Ketersediaan
1160TEPIAN NAROSA (non Fiksi)Tersedia
1160A813 Ter TTEPIAN NAROSA (Blok 800)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
813 Ter T
Penerbit
Jakarta : republika penerbit., 2016
Deskripsi Fisik
vi+524, 13,5x20,5cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
813
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
III
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
tere liye
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN BUYA MA'RIFAT MARDJANI
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Data Pengunjung

Hari Ini : 1 Minggu Terakhir : 1 Bulan Terakhir : Seluruh :
Senayan Developer Community - Powered by : SLiMS    <<< Silahkan Hub : Jack Sugianto HP: 0853 6394 1214 >>>
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
  • Warna Cover
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik