•    0852-6077-9663 (current)
  •    buya.marifatmardjani@gmail.com
  • ADMIN
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

PERPUSTAKAAN BUYA MA'RIFAT MARDJANI

  • Beranda
  • Profil
    Mars Perpustakaan Kata Sambutan Visi & Misi Perpustakaan Profil Perpustakaan
  • Layanan
    Buku Tamu Member Buku Tamu Non Member Daftar Anggota Online Perpanjang Peminjaman Mandiri Perpanjang Peminjaman Mandiri Permintaan Buku Data Permintaan Buku SOP PELAYANAN PERPUSTAKAAN SOP PENGEMBANGAN KOLEKSI SOP PENGOLAHAN PERPUSTAKAAN
  • Sumber Belajar
    Perpustakaan Digital Google Experiments Ebook Mata Pelajaran Download E-Book Buku Sekolah Elektronik Komik Online
  • Pencarian
    Indonesia One Search E-Resources Perpusnas Pustaka Maya (SchILS) Garda Rujukan Digital (GARUDA) Bintang Perpusnas Bibliografi Nasional Indonesia Katalog Induk Nasional Tajuk Online Perpusnas MAN 1 Kuansing
  • Info Galeri
    Galeri Keluarga Buya Ma'rifat Mardjani Galeri Buya Ma'rifat Mardjani Tradisi Budaya Kuantan Singingi Literasi Religi Taman Literasi Podcast Corner VR Box Literasi Digital XBanner VR
    • Member

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pelajaran Bagi Ulil Abshar: Tempat-tempat Bersejarah di Madinah Munawwarah

Buku

Pelajaran Bagi Ulil Abshar: Tempat-tempat Bersejarah di Madinah Munawwarah

Imtiaz Ahmad - Nama Orang;

Penilaian

0,0

dari 5
Penilaian anda saat ini :  

hkan, Rasulullah juga bersabda, beribadah di Masjid Nabawi pahalanya akan dilipatgandakan hingga 1.000 kali. Karena itu, tak heran, sebagian besar umat Islam yang pernah berkunjung ke Madinah, senantiasa menyempatkan diri untuk beribadah di Masjid ini. Bahkan, pada musim haji, jutaan umat Islam dari seluruh dunia, berusaha melaksanakan shalat sebanyak 40 kali (arbain) di Masjid ini selama delapan hari, untuk memperoleh keberkahannya.

Masjid Nabawi adalah masjid kedua yang dibangun Nabi Muhammad SAW di Madinah, setelah masjid pertama Quba, sekitar dua mil dari Madinah. Masjid Quba dibangun ketika Nabi SAW menunggu Ali bin Abi Thalib yang hijrah belakangan.

Dalam Masjid Nabawi terdapat sejumlah lokasi yang sangat bersejarah dalam Islam. Mulai dari tempat tinggal (rumah) Rasulullah, rumah Abu Bakar, Umar, dan sahabat lainnya, hingga makam Rasulullah SAW.

Beberapa ahli sejarah melukiskan ruangan dalam Masjid Nabawi. Di antaranya--sebagaimana dikutip Imtiaz Ahmad dalam bukunya Historical Site of Madinah Munawarrah (Tempat-tempat Bersejarah di Madinah)-- adalah Syekh Dehlawi (958-1052 H). Secara lengkap Syekh Dehlawi menggambarkan berbagai tempat dalam Masjid Nabawi, yang ditandai dengan nomor-nomornya (lihat gambar).

1. Tiang Duta/Utusan. Nabi SAW biasa menggunakan tempat ini untuk menemui para utusan yang datang. Dan para sahabat terkemuka duduk di sekitar Rasul selama pertemuan berlangsung.

2. Tiang Pengawal. Tiang ini menjadi tempat berdiri para pengawal Nabi SAW, dan tempat ini dijadikan pintu masuk Rasul ke Masjid Nabawi.

3. Tiang Tempat Tidur. Abdullah bin Umar RA bercerita, ''Nabi SAW menggunakan tempat ini sebagai tempat tidur selama iktikaf di Masjid.''

4. Tiang Abu Lubabah. Ibnu Katsir dalam tafsirnya mengatakan, Rasul SAW bermaksud untuk menghukum bani Quraizhah (salah satu suku Yahudi) atas pengkhianatannya pada Nabi SAW. Abu Lubabah kemudian ditunjuk menjadi penengah. Namun, tanpa sengaja, Abu Lubabah membocorkan rahasia itu kepada suku Yahudi tersebut. Kemudian ia menyadari kekeliruannya dan mengikatkan dirinya di tiang tersebut selama tujuh hari dan baru melepaskan diri setelah Allah menerima taubatnya (QS Al-Anfal [8] : 27-28).

5. Tiang Aisyah. Thabrani menyebutkan, Aisyah RA meriwayatkan bahwa Nabi


Ketersediaan
0256297.09 Imt TTEPIAN NAROSA (Blok C)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
297.09 Imt T
Penerbit
Madinah : Al Rahseed., 2008
Deskripsi Fisik
82 hlm.:ilus.;21
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9960-56-350-2
Klasifikasi
297.09
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
cet.1
Subjek
Tempat-tempat Bersejarah di Madinah Munawwarah
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Imtiaz Ahmad
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN BUYA MA'RIFAT MARDJANI
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Data Pengunjung

Hari Ini : 1 Minggu Terakhir : 1 Bulan Terakhir : Seluruh :
Senayan Developer Community - Powered by : SLiMS    <<< Silahkan Hub : Jack Sugianto HP: 0853 6394 1214 >>>
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
  • Warna Cover
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik