•    0852-6077-9663 (current)
  •    buya.marifatmardjani@gmail.com
  • ADMIN
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

PERPUSTAKAAN BUYA MA'RIFAT MARDJANI

  • Beranda
  • Profil
    Mars Perpustakaan Kata Sambutan Visi & Misi Perpustakaan Profil Perpustakaan
  • Layanan
    Buku Tamu Member Buku Tamu Non Member Daftar Anggota Online Perpanjang Peminjaman Mandiri Perpanjang Peminjaman Mandiri Permintaan Buku Data Permintaan Buku SOP PELAYANAN PERPUSTAKAAN SOP PENGEMBANGAN KOLEKSI SOP PENGOLAHAN PERPUSTAKAAN
  • Sumber Belajar
    Perpustakaan Digital Google Experiments Ebook Mata Pelajaran Download E-Book Buku Sekolah Elektronik Komik Online
  • Pencarian
    Indonesia One Search E-Resources Perpusnas Pustaka Maya (SchILS) Garda Rujukan Digital (GARUDA) Bintang Perpusnas Bibliografi Nasional Indonesia Katalog Induk Nasional Tajuk Online Perpusnas MAN 1 Kuansing
  • Info Galeri
    Galeri Keluarga Buya Ma'rifat Mardjani Galeri Buya Ma'rifat Mardjani Tradisi Budaya Kuantan Singingi Literasi Religi Taman Literasi Podcast Corner VR Box Literasi Digital XBanner VR
    • Member

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Balas budi tikus

Pustaka Anak - Nama Orang;

Penilaian

0,0

dari 5
Penilaian anda saat ini :  

Pada zaman dulu kala, dunia masih dipenuhi banyak hutan, padang ruput dan ladang. Jumlah binatng sangat banyak, sebaliknya manusia masih sedikit. Penduduk kampung hidup dari bertani dan berkebun, tanahnya pun masih subur. Sawah dan ladang mereka selalu siap dipanen. Tidak jauh dari kampung manusia, tinggallah bangsa tikus. Selama ini, manusia dan tikus hidup berdampingan tanpa pernah saling mengganggu. Setiap kali panen, manusia selalu menyisihkan sedikit padi, sayur dan buah-buahan untuk tikus-tikus. Pada suatu hari, pemimpin tikus mendapat kabar buruk dari seekor burung dari jauh, namun bangsa manusia tidak dapat mendengarnya. Mereka baru sadar ketika badai hampir datang. Malam itu hujan turun sangat deras bersama angin kencang. Kepala kampung hendak mengungsikan rakyatnya ke goa. Saat itu, pemimpin tikus tiba-tiba muncul dan mondar mandir kemudian lari menuju ke atas gunung. Kemudian kepala kampung mengikuti apa yang dilakukan pemimpin tikus mengungsikan penduduknya ke atas gunung. Beberapa jam kemudian, terjadilah musibah yang mengerikan tersebut. Kepala kampung pun merasa bersyukur telah mengikuti petunjuk pemimpin tikus, sehingga seluruh rakyatnya selamat dan tinggal di atas gunung hingga banjir surut.


Ketersediaan
BMM-021195-MAN1Tersedia
BMM-021196-MAN1Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
398.245 BAL
Penerbit
Bandung : ., 2019
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-5912-44-3
Klasifikasi
300
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN BUYA MA'RIFAT MARDJANI
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Data Pengunjung

Hari Ini : 1 Minggu Terakhir : 1 Bulan Terakhir : Seluruh :
Senayan Developer Community - Powered by : SLiMS    <<< Silahkan Hub : Jack Sugianto HP: 0853 6394 1214 >>>
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
  • Warna Cover
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik